Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menilai pemerintah mengalokasikan anggaran untuk pendidikan Rp 612 triliun tahun 2023. “Tahun 2023, pemerintah Indonesia mengalokasikan anggaran pendidikan Rp612 triliun, atau 40 miliar dolar AS,” ucap Sri, dalam diskusi Inclusive Lifelong Learning Conference (ILLC) di Bali, dilansir YOKATTA News, Jumat (7/7/2023).
Menurut konstitusi, kata Sri, pemerintah harus membelanjakan 20% dari anggaran untuk pendidikan. Anggaran ini dialokasikan pemerintah pusat atau daerah. Ini untuk menunjukkan, struktur pengelolaan pendidikan, dari pendidikan dasar sampai sekolah menengah atas jadi tanggung jawab pemerintah daerah.
“Sebagian besar anggaran pendidikan dialokasikan untuk mendukung pendidikan dasar hingga sekolah menengah, karena komposisi demografi Indonesia yang masih didominasi usia muda,” jelasnya.
Sejak 2005, pemerintah juga memperkenalkan bantuan kepada sekolah, atau Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan rentan, pemerintah juga telah memberi beasiswa melalui Program Indonesia Pintar (PIP) sejak 2014.Maka, angka pendidikan di Indonesia mengalami kemajuan substansial dengan peningkatan pendaftaran Pendidikan Anak Usia Dini dari 35,18% menjadi 35 ,28%, Sekolah Dasar dari 27,2% menjadi 29,10%, Sekolah Menengah Pertama dari 82,6% menjadi 95,9%, serta Sekolah Menengah Atas dari 52,8% menjadi 73,15%.
YOKATTA NEWS Saatnya ……. Anda Beralih