Mendes PDTT: Santri Harus Tingkatkan Kapasitas Diri-Bersaing Duduki Jabatan Kades

Mendes PDTT: Santri Harus Tingkatkan Kapasitas Diri-Bersaing Duduki Jabatan Kades

Belum lama ini, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, bersama Wakil Ketua DPR bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menghadiri Silaturahim Nasional Santri Vokasi dan Rakornas BLK Komunitas 2023 di Jombang, Jawa Timur, pada 12-15 Agustus 2023 ini.

Cak Imin meminta para anak muda, khususnya santri, harus siap dan mampu menduduki jabatan Kepala Desa (Kades). Dengan menjadi Kades atau jabatan yang lebih tinggi, santri akan semakin membawa kemaslahatan bagi masyarakat. “Santri harus siap merebut jabatan, minimal kepala desa. Lebih baik lagi camat, bupati, gubernur, menteri. Naik lagi presiden atau minimal wakil presiden. Ini penting karena orang-orang yang ikhlas harus merebut jabatan untuk kemaslahatan rakyat,” jelas Cak Imin, Selasa (15/8/2023).

Diakuinya, Kades merupakan jabatan yang strategis dan mulia dalam melaksanakan pembangunan Indonesia. Untuk menjadi Kades, harus punya kemampuan kepemimpinan. Serta komitmen untuk melayani dan memajukan masyarakat desa secara berkelanjutan. “Saya minta seluruh santri yang memiliki kapasitas dan kemampuan untuk merebut jabatan kades,” tambahnya.

Jiwa keikhlasan dan integritas yang dimiliki santri menjadi aset berharga dalam menduduki jabatan Kepala Desa.  Sebab, kades juga harus mampu mengelola keuangan langsung dari pusat.

Maka, Gus Muhaimin mengingatkan seluruh anak muda terlibat aktif dalam momen pemilihan kepala desa. Santri juga diharapkan dapat menduduki jabatan lebih tinggi sehingga kebermanfaatannya semakin luas. “Jangan pernah lewatkan pemilihan kepala desa. Jangan sampai bukan santri yang mengelola pembangunan nasional. Jabatan kepala desa adalah jabatan mulia yang kelak akan bertanggungjawab, lebih becus dalam perilaku pembangunan,” ujarnya.

Sebelumnya, Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar turut menyampaikan hal senada di depan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM). Menteri yang akrab disapa Gus Halim itu meminta mahasiswa bersedia berlomba-lomba meningkatkan kapasitas diri dan bersaing secara sehat menduduki jabatan kepala desa.

“Saya senang sekali kalau ada sarjana yang ikut berkompetisi menjadi kepala desa. Saya yakin seyakin-yakinnya, pasti kalau kepala desanya memiliki latar belakang pendidikan yang bagus, pasti desanya maju,” tuturnya.

Check Also

Menko Polkam Ingatkan Sanksi Hukum Atas Tindakan Pengibaran Simbol Pengganti Bendera Merah Putih

Menko Polkam Ingatkan Sanksi Hukum Atas Tindakan Pengibaran Simbol Pengganti Bendera Merah PutihJakarta – Sebentar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *