Mentan Sampaikan Kinerjanya dan Pamitan dengan Presiden Jokowi
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyampaikan kinerjanya ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama menjadi Mentan. Dalam laporannya tersebut ada beberapa yang disampaikan Mentan SYL kepada Presiden Jokowi.
Inilah laporan yang disampaikan Mentan SYL ke Presiden Jokowi, Minggu malam (8/10/23) di Istana Kepresidenan. Selama menjadi Mentan, terdapat sejumlah data data perbaikan yang cukup mendasar di bidang Pertanian. Diantaranya, ditengah kondisi yang sulit saat diterpa pandemi, pertumbuhan PDB menurut lapangan usaha sebagian besar negatif, hanya tiga sektor yang positif, pertanian (16,24 persen), Infokom (3,44 persen dan pengadaan air (1,28 persen). Sementara sisanya negatif. Saat itu juga nilai ekspor pertanian meningkat tajam dari 2019 sampai dengan 2022, yaitu dari Rp390,16 menjadi Rp658,18 triliun.
Sedangkan, disisi serapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di sektor Pertanian dalam rentang 2020-2023 adalah sampai dengan akhir Desember 2020 mencapai 1,9 juta debitur dengan realisasi kredit Rp55,30 triliun. Hingga akhir Desember 2021 mencapai 1,9 juta debitur dengan realisasi kredit Rp113,43 triliun.
Produksi beras nasional tahun 2021 dan 2022 naik 0,18 juta ton, mencapai 31,54 juta ton pada tahun 2022. Demikian juga dengan produksi sejumlah komoditas pangan pokok 2019-2022 seperti halnya jagung, cabai, bawang merah, daging ayam ras, telur dan lain sebagainya.
“Saya tidak ingin keberhasilan tersebut adalah semua kinerja itu hasil kerja saya. Tetapi semua keberhasilan yang ada di Kementerian Pertanian adalah komitmen Presiden Jokowi terhadap pertanian di Indonesia ini. Dan juga kerja keras seluruh pejabat serta pegawai di Kementerian Pertanian RI. Saya hanya memfasilitasi dan memimpin para pejabat dan pegawai tersebut bekerja dengan sebaik-baiknya,” kata Mentan SYL.
Disaat itulah, Mentan SYL berpamitan dengan Presiden Jokowi yang didampingi oleh Menteri Sekretariat Negara, Pratikno. Mentan SYL mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah memberikan kepercayaan ke dirinya sebagai Mentan sejak 23 Oktober 2019 lampau. Pertemuan ini adalah pertemuan tertutup.
“Saya anggap itu kepercayaan dan tugas yang harus saya jalankan sebaik-baiknya untuk mengurus pertanian di Republik ini agar lebih bermanfaat bagi rakyat Indonesia,” kata Mentan SYL.
Ia juga memohon maaf tidak bisa menjalankan tugasnya sampai akhir masa jabatannya. Diketahui Mentan SYL mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Mentan setelah kasus dugaan korupsi di Kementan.
YOKATTA NEWS Saatnya ……. Anda Beralih