Menteri Suharso Setuju Pembentukan Inpres soal Air Minum Presiden Jokowi tuntas menggelar rapat bersama Menteri Kabinet Indonesia Maju terkait Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Istana Merdeka Jakarta, belum lama ini.
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, bersama Kementerian PUPR mengusulkan dibentuknya Instruksi Presiden (Inpres) terkait air minum. “Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2019-2024, target pemasangan air minum di perumahan adalah 10 juta sambungan rumah,” ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, dalam keterangan resmi, Kamis (26/10/2023).
Namun, sampai 2023, baru tersambung 3,8 juta rumah. “Gap yang hampir 6,2 juta kita mau coba atasi di tahun depan tanpa harus membangun air baku. Kebetulan, sumber air kita sudah punya,” jelasnya.
Suharso menyebut, saat ini Indonesia punya idle capacity sekitar 38 ribu liter yang bisa disambungkan ke lebih dari 3 juta sambungan rumah di seluruh Indonesia.
Meski begitu, Presiden menginstruksikan agar rumah-rumah yang dapat sambungan itu diprioritaskan di daerah dengan tingkat stunting tinggi. “Terutama yang butuh intervensi pengadaan air bersih yang lebih baik,” paparnya.
Check Also
Mendes PDTT: Bisnis BumDesa Ingin Maju, Sistem Keuangannya harus Sesuai Standar
Mendes PDTT: Bisnis BumDesa Ingin Maju, Sistem Keuangannya harus Sesuai Standar Menteri Desa, Pembangunan Daerah …
YOKATTA NEWS Saatnya ……. Anda Beralih