Menkominfo Dorong Insan Pers Manfaatkan Peluang-Teknologi
Dinamika masyarakat dan teknologi menjadi tantangan dan peluang perkembangan ekosistem jurnalistik di Indonesia. Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menyebut kedua faktor itu menentukan arti penting upaya perwujudan jurnalisme berkualitas dan keberlangsungan dunia media nasional.
“Kehadiran platform digital mengubah pola masyarakat mengonsumsi berita. Ini tren tingkat trust-nya sudah mulai bergeser, walau tetap media mainstream dipercaya sebagai rujukan,” kata Budi, pada seminar di Jakarta, Kamis (9/11/2023) kemarin, dikutip YOKATTA News.
Kini perubahan itu memunculkan kesenjangan kepercayaan publik terhadap media mainstream dan media sosial. Menkominfo menyatakan akses publik terhadap informasi yang berkualitas dan penurunan ketertarikan publik terhadap berita dibanding konten media sosial semakin atraktif.
“Lawannya media mainstream ini sosial media atau citizen journalist ini muncul semakin pesat lima tahun terakhir. Itu contoh dari sedikit tantangan yang dihadapi dunia jurnalisme kita,” tukasnya.
Maka, Menteri Budi mendorong insan pers memanfaatkan berbagai peluang, terutama kehadiran teknologi Artificial Intelligence (AI). Menurutnya, disrupsi teknologi khususnya kehadiran teknologi baru memberikan peluang peningkatan kegiatan jurnalisme.
Menurutnya, sejumlah laporan menyebutkan otomatisasi lewat teknologi AI dapat meningkatkan efisiensi pekerjaan para jurnalis seperti pengumpulan berita, produksi, dan distribusi lewat teknologi AI. Bahkan selain melakukan pengecekan akurasi informasi. Serta memberikan berita dengan topik yang aktual dan up-to-date. Juga menyusun transkrip wawancara dari audio ke teks secara cepat dan membantu mengkoreksi tata bahasa penulisan terutama dalam penulisan berbahasa asing.
Check Also
Mendes PDTT: Bisnis BumDesa Ingin Maju, Sistem Keuangannya harus Sesuai Standar
Mendes PDTT: Bisnis BumDesa Ingin Maju, Sistem Keuangannya harus Sesuai Standar Menteri Desa, Pembangunan Daerah …
YOKATTA NEWS Saatnya ……. Anda Beralih