Budi Gunawan dari Ajudan, Jenderal Termuda hingga Menko Polkam
Presiden Prabowo Subianto memanggil nama Budi Gunawan untuk menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam). Dalam menyukseskan tugas kementeriannya ini, Budi Gunawan didampingi oleh Wakil Menteri (Wamen) Lodewijk Freidrich Paulus.
Sepak terjang pria yang satu ini tidak lagi diragukan. Lika-liku perjalanannya telah terbukti berhasil dalam menjalani tugas yang diamanahkan. Budi Gunawan pernah menjabat sebagai ajudan Presiden Megawati Soekarno Putri tahun 2001-2004.
Mendengar pengangkatannya sebagai Menko Politik dan Keamanan di era Prabowo-Gibran ini, Presiden RI yang ke-5, Megawati mengatakan, dirinya sangat merespon positif bergabungnya Budi Gunawan ke dalam pemerintahan Prabowo-Gibran. Selama menjalani tugasnya sebagai ajudan, Budi Gunawan sangat lincah dan piawai dalam menjalankan tugasnya dengan baik.
Tidak hanya menjabat sebagai ajudan Megawati Soekarno Putri, pada pemerintahan Presiden Jokowi, ia pernah menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Diujung pemerintahan Jokowi, Mantan Wali kota Solo itu mencopot Budi dari jabatannya sebagai Kepala BIN, lalu digantikan oleh Muhammad Herindra.
Jenderal Polisi (Purn) Prof Dr Budi Gunawan S.H., M.Si., Ph.D. lahir 11 Desember 1959. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar E-Sports Indonesia (PBESI). Sebelumnya ia pernah ditugaskan sebagai Wakapolri yang mendampingi Kapolri Badrodin Haiti dan Tito Karnavian. Budi adalah unsur Polisi kedua setelah Sutanto yang memimpin Badan Intelijen Negara.
Perjalanan karirnya sangat mulus. Diawali saat ia lulus dari Akademi Kepolisian tahun 1983. Budi terkenal dengan prestasi yang baiknya dalam pendidikan pengembangan Polri maupun pendidikan umum. Ia berhasil menjadi lulusan terbaik di Sekolah Staf dan Pimpinan Polri/Sespimpol tahun 1988 dan Lembaga Ketahanan Nasional atau Lemhanas 2005. Program yang sangat prestisius ini turut mengasah kemampuannya dalam bidang penegakan hukum dan keamanan nasional.
Karena kemampuan Budi yang luar biasa, ia menyabet predikat summa cum laude dalam program doktor ilmu hukum di Universitas Trisakti. Komitmen pendidikan akademik ini menjadi landasan karir dan metode pendekatan yang digunakannya dalam setiap kebijakan yang dibuatnya.
Tentunya sebagai seorang perwira Polri, Budi memegang berbagai posisi penting saat itu. Yaitu Karobinkar SSDM, Kaselapa Lemdiklat, Kapolda Jambi, Kadiv Binkum, Kadiv Propam, Kapolda Bali dan Kalemdiklat. Berkat keberhasilannya ini, ia diangkat menjadi Wakapolri.
Kepemimpinan dan keahlian yang dimiliki Budi tidak luput dari perhatian. Budi Gunawan dinobatkan sebagai Jenderal Termuda dan berprestasi di Polri.
Sempat nama Budi Gunawan menjadi perbincangan nasional dalam kasus cicak buaya yang melibatkan instansi Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bahkan Budi ditetapkan sebagai tersangka KPK. Manajemen YOKATTA News mengucapkan selamat bertugas untuk Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan.
YOKATTA NEWS Saatnya ……. Anda Beralih