Sosok Wempy Suciady beberapa bulan belakangan ini sedang naik daun. Wajah dan suaranya kerap muncul di layar televisi dan radio nasional dan lokal. Ketenaran nama pria kelahiran Ujung Pandang, 26 Juli 1983 ini, berkat konsep bisnis yang terbilang simple dan tidak perlu mengeluarkan banyak biaya. Dia bahkan mengklaim bisa menciptakan seorang entrepreneur dalam hitungan sepuluh menit.
Wempy Suciady adalah CEO The One Entrepreneur yang mengembangkan core business travel dan cargo. Bisnis tersebut meliputi jasa penjualan tiket pesawat terbang, tiket kereta api, hotel, pulsa all operator, PPOB (Payment Point Online Banking), tour, dan rent car. Tak hanya itu, saat ini The One Entrepreneur sedang mengembangkan bidang bisnis oil trading untuk pembelian kontrak minyak (pembelian saham) dan entertainment, yang memproduksi film-film dalam negeri untuk selanjutnya ditayangkan di bioskop XXI di Indonesia.Ternyata Wempy Suciady tak ingin menjadi seorang miliader sendirian. Dia men-share-kan ilmu dan konsep menjalankan bisnis ini kepada orang-orang yang ingin menjadi entrepreneur. Ilmu berbisnis itu– Wempy Suciady menyebutnya sebagai edukasi berbisnis, bisa diterima masyarakat melalui event seminar-seminar yang menghadirkan pembicara terkenal. Dan Anda dapat mengikuti seminar itu secara gratis!
Nah, untuk terjun langsung sebagai pelaku bisnis travel, cargo, atau bahkan oil trading, Anda bisa membeli software yang diciptakan Wempy Suciady bersama timnya. Setelah Anda membeli perangkat software dengan biaya relatif murah, Anda sudah menuju menjadi seorang entrepreneur. Pasalnya, dulu, untuk membuka sebuah bisnis seperti ini memerlukan dana yang cukup besar, seperti pembentukan perusahaan, penyertaan modal (deposit), fasilitas kantor, karyawan, dan kebutuhan perusahaan lainnya. Sekarang, ada cara termudah berbisnis travel dan cargo melalui alat bantu software.
Software cangih ini sudah lengkap dengan semua produk yang akan dipasarkan. Software ini dilengkapi fitur “spider” yang bisa melacak secara real time harga termurah yang ada di pasaran saat ini. Keunggulan lain ialah, apabila orang bertransaksi, mereka akan bertransaksi dengan nama PT bukan ke perorangan, kemudian komisi dari penjualan tiket, pulsa, dan lain-lainnya akan dikalkulasikan otomatis dengan sistem.
Untuk lebih jelas mengenai pengembangan bisnis ini, Majalah YOKATTA News mewawancarai Wempy Suciady yang sudah banyak menciptakan entrepreneur baru. Berikut petikannya:
Bagaimana awalnya Anda tercetus mendirikan The One Entrepreneur yang mengembangkan bisnis berbagai produk dengan menggunakan jejaring internet?
The One Entrepreneur merupakan wadah komunitas entrepreneur. Jadi, kita ingin di Indonesia akan banyak bermunculan entrepreneur. Namun, dalam bisnis ini, kita bergerak secara mandiri. Karena, jika kita mau menunggu bantuan dari pemerintah, waktunya relatif lama. Maka, kita mensurvei kira-kira bisnis apa saja yang sedang booming. Setelah kita lakukan survei di tahun 2012, kita melihat data bahwa bisnis yang sedang booming di antaranya adalah bisnis travel. Pada tahun 2012, ternyata berkas yang menggunakan jasa travel ada sebanyak 60 juta lembar tiket. Pada tahun 2013, kita survei lagi. Ternyata jumlah pengguna jasa travel naik lagi menjadi 90 lembar tiket. Selanjutnya, kita survei lagi di tahun 2014, jumlahnya menjadi 120 juta lembar tiket.
Di tahun 2015, kita belum tahu persis jumlahnya, karena kita belum melewati tahun ini. Namun, diperkirakan pengguna jasa travel jumlahnya antara 150 sampai 200 juta lembar tiket. Bahkan pemerintah pun mendukung upaya yang kita lakukan, salah satunya dari Departemen Perhubungan yang memberikan data pertumbuhan pengguna jasa travel.
Hanya saja, kalau orang ingin buka bisnis travel modalnya besar. Memang, bisa saja kita menjalankan bisnis travel dengan cara franchise (sistem waralaba). Harganya sekitar Rp 150 juta. Kemudian, setiap bulan kita bayar maintenance, dan setiap 5 tahun harus membayar royalti. Namun, tidak semua orang bisa berbisnis travel dengan cara franchise. Karena, hanya orang-orang yang mempunyai uang banyak bisa buka bisnis travel.
Cara lain bagi mereka yang ingin buka usaha travel, yaitu kita harus mendirikan badan usaha dalam bentuk perseroan terbatas (PT) dulu. Jika kita mendirikan PT modalnya antara Rp 12 juta sampai Rp 15 juta. Setelah mendirikan PT, kita pun belum bisa langsung menjalankan usaha travel. Kita harus mendaftarkan usaha tersebut ke dinas terkait. Setalah mendaftar, kita harus mendepositokan uang ke masing-masing penerbangan. Satu penerbangan, katakanlah minta deposito Rp 10 juta. Kalau kita ingin mendepositokan uang ke-19 penerbangan di Indonesia, jumlahnya menjadi Rp 190 juta. Modalnya besar sekali.
Setelah menganalisa butuh banyak modal untuk membuka bisnis travel, Anda mencari solusi lain?
Setelah melihat kondisi seperti itu, kita mau menciptakan sesuatu hal yang berbeda. Kita ingin dengan modal di bawah Rp 10 juta, sudah bisa berbisnis travel. Tetap ada modal, tapi jumlahnya lebih kecil, namun prospek usahanya sama. Metode berbisnis murah seperti ini juga kami sampaikan dalam seminar-seminar kepada publik. Karena kita punya prinsip, kalau orang mau kaya ada dua cara. Yang pertama, kita mau menjual barang mahal, misalnya properti. Kita bisa mendapatkan untung banyak bila berhasil menjual properti tersebut. Kedua, kita, misalnya menjual barang untuk kebutuhan pokok, yaitu kali banyak, kali sering. Dari dua prinsip itu, kita menerapkan prinsip bisnis yang kedua, yaitu berbisnis kali banyak, kali sering.
Bentuk barang yang kita jual kepada publik yaitu perangkat lunak (software) canggih. Software ini memuat program bisnis penjualan tiket pesawat terbang, tiket kereta api, hotel, pulsa all operator, PPOB (Payment Point Online Banking), tour, rent car, umroh, cargo, dan lain-lain. Untuk cargo, kita telah menjalin kerja sama dengan beberapa vendor. Misalnya dengan Cargo Garuda Indonesia, kita menjalin kerja sama dengan Go Express. Kemudian untuk Cargo Lion, kita jalin kerja sama dengan Lion Express.
Jadi, dalam satu software itu, memuat sepuluh program data bisnis. Software ini dibuat oleh PT Virtual yang menjalin kerja sama dengan Bank OCBC NISP. Bank ini bisa melayani transaksi dengan sepuluh jenis mata uang. Jadi, ketika konsumen ingin memesan tiket atau produk lainnya melalui jaringan software kita, maka ketika akan membayar biaya tiket melalui jasa Bank OCBC NISP, akan muncul nama PT Virtual. Munculnya nama PT Virtual ketika sedang bertransaksi, tujuannya untuk menimbulkan trust kepada konsumen. Karena untuk bisa bertransaksi dengan PT Virtual, harus memasukkan kode account dari bank. Artinya, keberadaan PT Virtual sudah terdaftar dan bisa dicek keberadaannya.
Jadi, semua proses pembayaran tersebut melalui jasa perbankan. Artinya, kita juga ikut mengedukasi orang agar rajin menabung. Dan sistem pembayarannya pun lebih rapi. Selain itu, kita mengedukasi orang agar tertib dalam mengerjakan pembukuan. Bahkan cara pembukuan yang kita edukasi kepada klien kita bisa lebih efisien. Kalau dulu sebuah perusahaan harus membayar gaji tenaga administrasi, accounting untuk mengerjakan pembukuan. Tapi, ketika mereka membeli software kita, semua transaksi itu sudah dilengkapi pembukuan, karena ada debet dan kredit. Software kita juga sudah dilengkapi fitur “spider” tuturnya.
YOKATTA NEWS Saatnya ……. Anda Beralih