12 Program Atasi Kemiskinan di Muara Enim

Pemerintah Kabupaten Muara Enim akan merealisasikan 12 program untuk mengatasi kemiskinan di Muara Enim. Program pro rakyat ini adalah program penanggulangan berbasis kaluarga, program pemberdayaan masyarakat, program penaggulangan kemiskinan berbasis usaha mikro dan kecil.

Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata- rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan. Pada tahun 2012 angka Garis kemiskinan di Kabupaten Muara Enim sebesar Rp. 278.764 per bulan, lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya yaitu Rp.250.892. Meski batas angka pendapatan garis kemiskinkan lebih tinggi, namun jumlah penduduk miskin pada tahun 2012 sebesar 98,500 atau sekitar 13,21 persen lebih kecil dibandingkan tahun 2011 (13,71 persen). Sementara itu jumlah keluarga sejahtera pada tahun 2013 di Kabupaten Muara Enim sebesar 137.809 keluarga. Keluarga sejahtera di Muara Enim terdiri dari keluarga sejahtera I sebanyak 28.954 keluarga, 68.846 keluarga sejahtera II, 39.366 keluarga III dan 643 keluarga sejahtera III+. Penanggulangan kemiskinan dan pengangguran merupakan prioritas utama untuk diatasi oleh pemerintah Kabupaten Muara Enim. Di bawah kepemimpinan Bupati Ir H Muzakir Sai Sohar bersama Wabup H Nurul Aman SH, Pemkab Muara Enim terus berupaya dengan keras agar program ini dapat berjalan dengan maksimal. Beberapa program, baik langsung maupun tidak langsung (sektoral dan regional) sudah dilaksanakan hingga kepelosok desa di Bumi Serasan Sekundang.

Kerja keras pasangan ini sudah mulai tampak hasilnya. Salah satu yang bisa dijadikan acuan adalah menurunnya tingkat kemiskinan di Kabupaten Muara Enim. Namun pencapaian ini tidak membuat pemkab lalu berpuas diri. Seluruh pejabat terkait terus berupaya agar anggka kemiskinan terus berkurang. Berdasarkan data statistik, angka kemiskinan di Kabupaten Muara Enim pada 2011 mencapai 13,71 persen. Pada 2013 menurun ke angka 13,21 persen. Meskipun tingkat penurunan kemiskinan di Kabupaten Muara Enim tidak begitu drastis, bukan berarti Pemkab tidak berusahakeras. Upaya-upaya terus dilakukan. Beberapa program yang dilaksanakan bisa dikatakan cukup berhasil. Bupati Muara Enim, Ir H Muzakir Sai Sohar mengatakan, target penurunan angka kemiskinan ini terus dilakukan. “Kita targetkan pada tahun-tahun mendatang angka kemisikinan di Kabupaten Muara Enim terus mengalami penurunan, sehingga masyarakat bisa lebih sejahtera, hidup layak dan mudah mencari pekerjaan. Sehingga visi misi Muara Enim Sehat, Mandiri, Agamis dan Sejahtera (SMAS) benar-benar terwujud,” kata Muzakir saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu. Sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2010 tentang Program Pembangunan Berkeadilan, Pemkab Muara Enim memprioritaskan program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Bupati Muara Enim Sai Sohar disambut warga dalam salah kunjungan ke desa

Program tersebut adalah program pro rakyat, keadilan untuk semua, dan pencapaian tujuan pembangunan millennium (MDGs). Program pro rakyat yakni program penanggulangan berbasis kaluarga, program pemberdayaan masyarakat, program penaggulangan kemiskinan berbasis usaha mikro dan kecil. Untuk mensukseskan program pengentasan kemiskinan ini, Pemkab Muara Enim menyiapkan 12 sasaran yang harus dilakukan yakni:

  1. Menurunkan kemiskinan masyarakat di bawah 10 persen pada tahun 2016.
  2. Terpenuhi kecukupan pangan yang bermutu dan terjangkau.
  3. Terpenuhinya pelayanan kesehatan yang bermutu.
  4. Tersedia pendidikan dasar yang bermutu dan merata
  5. Tersedia kesempatan kerja dan berusaha
  6. Terpenuhinya perusahaan sanitasi yang layak dan sehat
  7. Terpenuhinya air bersih bagi masyarakat miskin
  8. Terbukanya akses masyarakat miskin dalam pemanfaatan sumber daya alam dan terjaganya kualitas hidup.
  9. Terjaminnya hak perseorangan, komunal atas tanah.
  10. Terjaminnya rasa amat atas tindak kekerasan.
  11. Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan.
  12. Menurunnya kesejangan pencapaian pembangunan antara laki-laki dan perempuan.

Adapun langkah-langkah untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran antara lain dilakukan melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi dengan cara memberikan kesempatan kepada investor untuk membangun usaha di Kabupaten Muara Enin khususnya di wilayah perdesaan. Selain itu juga melakukan pengolahan usaha tani, peningkatan akses petani terhadap modal sarana dan prasarana serta pemasaran. Kemudian di bidang perdagangan bisa dengan program gerbang serasan yang memberikan bantuan untuk masyarakat dalam membuka usaha. Serta banyak lagi program-progam yang pro rakyat yang sudah dilakukan Pemkab Muara Enim. (Amri)

Check Also

Menko Polkam Ingatkan Sanksi Hukum Atas Tindakan Pengibaran Simbol Pengganti Bendera Merah Putih

Menko Polkam Ingatkan Sanksi Hukum Atas Tindakan Pengibaran Simbol Pengganti Bendera Merah PutihJakarta – Sebentar …