Singapura dan Indonesia kembali berkomitmen memperkuat kerja sama ekonomi yang diharapkan saling menguntungkan kedua belah pihak.
KERJA sama Indonesia-Singapura bak dua kawan sejati yang tidak terpisahkan. Bahkan, sejak 2014, Singapura konsisten menjadi negara dengan investasi terbesar di Indonesia. Ada beberapa bidang yang kerap dikerjasamakan, di antaranya ekonomi, kesehatan, pertahanan, lingkungan hidup, dan lainnya.
Kerja sama ini mencerminkan betapa eratnya komitmen dari kedua negara untuk meningkatkan stabilitas dan pengembangan ekonomi di kawasan Asia Tenggara.
Sejumlah kesepakatan berhasil dicapai saat Annual Leaders Meeting antara Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (8/10/2019).
Pertama, Indonesia menyambut baik kesepakatan kedua negara mengenai Framework for Negotiation of FIR Realignment. Indonesia menghargai sikap Singapura yang memahami keinginan Indonesia untuk mengatur ruang udaranya sendiri.
Kedua, Indonesia dan Singapura juga sepakat untuk memperpanjang kerja sama Bilateral Liquidity Management Arrangement. Ketiga, kedua pihak menyambut baik perkembangan di Kendal Industrial Park (KIP) dan Nongsa Digital Park.
Keempat, Indonesia dan Singapura sepakat untuk mendorong penyelesaian proses ratifikasi Bilateral Investment Treaty yang telah ditandatangani bulan Oktober 2018 di Bali.
Kelima, Indonesia menawarkan sejumlah peluang kerja sama pendanaan proyek infrastruktur, di antaranya proyek kereta api Makassar-Parepare dan lapangan udara di Labuan Bajo.
Keenam, kedua pihak juga sepakat untuk memperkuat kerja sama di bidang vokasi yaitu melalui Politeknik Kendal, kegiatan training for trainers, serta inisiatif RISING Fellowship.
Terakhir, kedua pihak juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang e-niaga, teknologi finansial (tekfin), layanan data, pengembangan techno park, dan regional innovation hub.
Pada pertemuan tersebut, kedua kepala pemerintahan juga menyaksikan penandatanganan dua dokumen kerja sama, yaitu Agreement on Electronic Data Exchange to Facilitate and Secure Trade Between Indonesia and Singapore dan Memorandum of Understanding on Archives Cooperation antara Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan National Library Board Singapore.
Lee mengakui, hubungan bilateral dengan Indonesia berada dalam kondisi baik. “Hubungan yang dibangun atas dasar kepercayaan dan kerja sama. Singapura dan Indonesia mencapai banyak hal ketika Presiden Jokowi menjabat,” katanya.
Hubungan bilateral dua negara dalam relasi multi-sisi dan menatap ke depan. Lee menatap keberlangsungan positif ini di periode kedua Jokowi. Menurutnya, kerja sama Indonesia-Singapura akan terus menguat.
YOKATTA NEWS Saatnya ……. Anda Beralih