Menkes: Stunting Penyakit Kronis, Jangan Sepelekan Gizi Kehamilan

Menkes: Stunting Penyakit Kronis, Jangan Sepelekan Gizi Kehamilan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap, stunting adalah penyakit kronis. Sama bahayanya dengan cancer. Ia mengingatkan bagi seluruh masyarakat Indonesia agar tak menyepelekan gizi sebelum kehamilan, selama kehamilan, hingga pasca kehamilan.
“Stunting penyakit kronis, gizi kronis. Seperti cancer, jangan telat (diobati). Harus dicegah stunting,” kata Budi, dalam saluran YouTube Kemenkes, melalui siaran tertulis, Rabu (1/11/2023).
Diakui Menkes, dari 11 program yang tersedia, ia menegaskan satu program terpenting ialah pencegahan stunting pada bayi setelah lahir. Hal ini untuk mengetahui pertumbuhan anak.
“Ditimbang dan diukur setiap bulan. Kalau dia timbangannya nggak naik, dikirim ke Puskesmas. Harus diperiksa, ada penyakitnya nggak? Pneumonia, diare, dan sebagainya. Makanan inti tetap dimakan, tapi diberi tambahan protein hewani karena penting untuk pertumbuhan otak” imbuhnya.
Ia juga menegaskan orangtua wajib memberi makanan tambahan protein hewani seperti ikan, telur, dan daging. Orangtua juga dilarang memberi makanan tambahan biskuit, mi instan, dan susu kental manis.
Pemberian makanan tambahan protein hewani ini diberi selama 4-8 minggu ke si anak. Maka, mereka tidak akan termasuk ke golongan anak stunting.

Check Also

Mendes PDTT: Bisnis BumDesa Ingin Maju, Sistem Keuangannya harus Sesuai Standar

Mendes PDTT: Bisnis BumDesa Ingin Maju, Sistem Keuangannya harus Sesuai Standar Menteri Desa, Pembangunan Daerah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *