Yusril Ihza Mahendra, Penulis Naskah Pidato Presiden Soeharto yang Jadi Menko

Yusril Ihza Mahendra, Penulis Naskah Pidato Presiden Soeharto yang Jadi Menko

Siapa tak kenal Bang Yusril. Tokoh yang memiliki nama lengkap Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra sepertinya tidak pernah hilang dari pemberitaan. Dia tampaknya selalu eksis.

Sejak Orde Baru, tokoh yang memiliki nama panggilan Yusril ini sudah aktif membantu di Sekretariat Negara. Yusril misalnya pernah dipercaya menulis sebanyak 204 naskah pidato untuk Presiden Soeharto selama lebih dari dua tahun ketika dirinya menjabat sebagai Guru Besar Hukum Tata Negara UI.

Pasca-reformasi, karir Yusril di pemerintahan terus berkembang. Yusril telah tiga kali menempati jabatan sebagai menteri dalam kabinet pemerintahan Indonesia.

Dimulai pada era Presiden Abdurrahman Wahid (1999-2001), Ia menjabat sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. Pada masa Presiden Megawati (2001-2004), pria kelahiran 5 Februari 1956 itu didapuk Menteri Hukum dan HAM. Di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Yusril dipercaya menjadi Menteri Sekretaris Negara pada periode 2004-2007.

Kini, di era Presiden Prabowo, Yusril pun kembali dipercaya menjadi Menteri Koordinator Bidang Hukum dan HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan. Ini merupakan kali keempat bagi pria kelahiran Belitung Timur ini menjadi menteri.

Penunjukan untuk menjadi Menteri di Kabinet Merah Putih tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo usai jamuan makan malam bersama para calon menteri dan wakil menteri di Istana Negara Jakarta, Minggu (20/10) malam.

“Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), Imigrasi, dan Pemasyarakatan,” kata Prabowo ketika membacakan daftar Menko di Kabinet Merah Putih.

Kementerian ini merupakan kementerian yang baru dibentuk pada pemerintahan Prabowo-Gibran.


Profil Yuzril Ihza Mahendra

Prof. Dr. H Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc. yang bergelar Datuak Maharajo Palinduang lahir 5 Februari 1956. Yusril adalah seorang advokat, akademisi di bidang hukum tata negara, politikus dan seorang tokoh pemikir serta intelektual Indonesia.

Pada tahun 2015, atas jasa dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara, Presiden RI memberikan tanda jasa Bintang Mahaputra Adipradana dan tahun 2004 ia meraih Bintang Bhayangkara Utama (2004).

Yusril dipercaya menjadi Ketua tim hukum yang mewakili Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam menghadapi gugatan sengketa Pemilu 2024 lalu di Mahkamah Konstitusim (MK). Kini, Yusril Ihza Mahendra dipercaya Presiden Prabowo Subianto menduduki kursi Menko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan di Kabinet Merah Putih selama lima tahun ke depan.

Yusril pernah bekerja di Sekretariat Negara sebagai penulis pidato Presiden Soeharto dan BJ Habibie. Kemudian ia pernah menjadi anggota DPR/MPR RI. Selain itu Yusril juga aktif dalam berbagai kegiatan di tingkat internasional. Seperti ASEAN, AALCO dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

Yusril menjalani pendidikannya di Universitas Indonesia, Fakultas Hukum dengan jurusan hukum tata negara dan fakultas sastra jurusan filsafat. Dan ia pun menjalani filsafatnya hingga S3. Pada tahun 1998, Yusril dikukuhkan menjadi Guru Besar (profesor) Hukum Tata Negara UI.

Setelah itu, Yusril mendirikan firma hukum bersama adiknya, Yusron Ihza, yang diberi nama Ihza & Ihza Law Firm. Dengan reputasi besar Yusril, jasa konsultasi hukum ini semakin dikenal. Seiring dengan perkembangan politik terkini, Yusril kembali memimpin Partai Bulan Bintang untuk periode 2015-2020.

Tahun 2024 hingga 2029 Yusril kembali memimpin Kementerian sesuai dengan bidang dan keahliannya dalam menyukseskan visi dan misi serta program pemerintahan Prabowo-Gibran. Di Kementeriannya ini, ia didampingi oleh Wamen Otto Hasibuan.

Yusril yang menjabat sebagai Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan ini mengatakan, dipecahnya tiga kementerian (Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan) ini agar lebih fokus dan lebih tajam dalam menjalankan program.

“Merupakan tantangan bagi kita fokus menangani bidang-bidang yang mungkin kalau dipimpin oleh satu menteri akan kurang fokus sama sekali,” kata Yusril dalam sambutannya di Kemenkumham, usai dilantik.

Manajemen YOKATTA News mengucapkan selamat bertugas untuk Menko Yusril. ***

Check Also

Menko Polkam Ingatkan Sanksi Hukum Atas Tindakan Pengibaran Simbol Pengganti Bendera Merah Putih

Menko Polkam Ingatkan Sanksi Hukum Atas Tindakan Pengibaran Simbol Pengganti Bendera Merah PutihJakarta – Sebentar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *