Berikut Hasil Dialog Nasional Air Dukung Visi Indonesia Emas 2045

Berikut Hasil Dialog Nasional Air Dukung Visi Indonesia Emas 2045

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyaksikan secara langsung peluncuran laporan hasil dialog Nasional perihal Air di Indonesia. Dalam sambutannya tersebut Menteri Basuki menuturkan, hasil dari Dialog Nasional tentang Air yang berlangsung sejak Juli 2022 hingga Juni 2023 tersebut menunjukkan pentingnya air dalam mendukung pencapaian Visi Indonesia Emas 2045.


“Acara ini juga bersinergi dengan 2nd Stakeholder Consultation Meeting (SCM) World Water Forum 2024 besok. Hasil Dialog Nasional ini juga selaras dengan tema umum World Water Forum ke-10 yakni Water for Shared Prosperity dan dapat menjadi sumber inspirasi bagi seluruh peserta pertemuan. Selain itu juga berkontribusi pada proses regional World Water Forum,” tutur Menteri Basuki.

Dialog Nasional tentang Air di Indonesia merupakan hasil kemitraan yang kuat antara Kementerian PUPR, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), Asia Water Council, dan OECD. Keterlibatan yang kuat dengan para pemangku kepentingan dari seluruh Indonesia dan luar negeri menjadikan Dialog Nasional tentang Air sebagai sebuah kesempatan untuk belajar dari berbagai pengalaman di tingkat internasional.

“Dan untuk memastikan bahwa rekomendasi kebijakan sesuai dengan konteks dan mencerminkan kebutuhan Indonesia,” ujarnya.


Dialog Nasional tentang Air menghasilkan wawasan yang berguna untuk pengelolaan air yang berkelanjutan di Indonesia, termasuk rekomendasi mengenai tarif dan biaya air untuk membiayai investasi infrastruktur air dan pengelolaan air, Land Value Capture sebagai sumber pembiayaan air yang inovatif, dan langkah-langkah non-struktural untuk mengatasi permasalahan terkait pengurangan risiko bencana terkait air.


Principal Administrator OECD Xavier Leflaive mengatakan, terdapat tiga rekomendasi langkah non-struktural untuk mengurangi risiko bencana yang berhubungan dengan air.

“Pertama adalah mengkoordinasikan semua institusi yang bertugas mengatasi bencana, kedua mempromosikan perencanaan penggunaan lahan yang berketahanan terhadap bencana, dan ketiga meningkatkan sistem perkiraan banjir,” ujar Xavier.

Check Also

Menko Polkam Ingatkan Sanksi Hukum Atas Tindakan Pengibaran Simbol Pengganti Bendera Merah Putih

Menko Polkam Ingatkan Sanksi Hukum Atas Tindakan Pengibaran Simbol Pengganti Bendera Merah PutihJakarta – Sebentar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *