Hasan Nasbi, dari Konsultan Politik ke Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan

Hasan Nasbi, dari Konsultan Politik ke Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan
NAMA Hasan Nasbi semakin dikenal publik setelah diangkat oleh Presiden Jokowi sebagai juru bicara presiden. Kiprah Hasan di dunia politik semakin melejit, terutama setelah dipercaya untuk mengelola Kantor Staf Kepresidenan. 
Di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Hasan kembali dipilih sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO). Ia dilantik bersama jajaran Menteri Kabinet Merah Putih pada Senin (21/10/2024).
Pasca-dilantik, muncul polemik tentang komposisi kabinet Prabowo yang dinilai sebagian pihak terlalu “gemuk” atau besar. Namun, di mata Hasan, kabinet tersebut justru lebih efisien dan ramping. Menurutnya, pengaturan kabinet yang ada saat ini memungkinkan gerak pemerintah menjadi lebih fokus dan efektif.
“Sebetulnya bukan kabinet gemuk, melainkan kabinet yang jauh lebih fokus,” kata Hasan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10).
Ia menjelaskan bahwa peran kementerian koordinator akan memperkuat fungsi koordinasi antar-kementerian sehingga setiap kementerian dapat bekerja lebih efektif. Hasan juga menilai bahwa struktur kementerian yang sebelumnya besar kini telah dipisah-pisah menjadi lebih ramping.
“Jadi, bukan kementerian gemuk. Kementerian yang badannya besar-besar, sekarang malah dipisah-pisah jadi ramping,” ujarnya. “Menurut saya, ini akan jauh lebih efisien karena pekerjaan mereka jadi lebih fokus,” tambahnya.
Hasan, yang sebelumnya menjabat sebagai Koordinator Tim Relawan Joko Widodo–Basuki Tjahaja Purnama pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2012, juga mengungkapkan pengalamannya saat menghadiri acara pembekalan di Akademi Militer (Akmil) Magelang. 
Ia mengenang momen kebersamaan selama Retreat Kabinet Merah Putih, terutama prosesi “makan terpimpin” yang dijalani dengan penuh kedisiplinan.
“Saya sangat menikmati kebersamaan dan kedisiplinan selama menjalani retreat di Akmil ini. Salah satu yang paling berkesan adalah prosesi makan pagi dan makan siang terpimpin,” kata Hasan.

Profil Hasan NasbiHasan Nasbi lahir di Bukittinggi pada 11 Oktober 1979. Ia dikenal sebagai konsultan politik dengan latar belakang yang kaya dalam bidang media dan riset. Pada 2005-2006, ia bekerja sebagai jurnalis di Harian Kompas dan pernah menjadi peneliti di Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia hingga 2008.
Setelah itu, Hasan mendirikan lembaga survei Cyrus Network yang dikenal sebagai salah satu lembaga survei terkemuka dalam perhitungan cepat Pemilihan Presiden, termasuk Pilpres 2024.
Hasan menempuh pendidikan menengah di SMAN 2 Bukittinggi, kemudian melanjutkan ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia (FISIP UI), dan meraih gelar Sarjana Ilmu Politik pada 2004. Ia juga aktif berorganisasi, pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat UI pada 2000.
Sebagai salah satu pendiri Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Tan Malaka, Hasan terlibat aktif dalam berbagai kegiatan intelektual. Ia juga pernah menjadi sekretaris Dr Harry Albert Poeze, seorang peneliti terkenal tentang Tan Malaka. 
Pada 2004, Hasan menjadi redaktur Buletin Madilog: Media Pembelajaran Masyarakat dan terlibat dalam penulisan buku Filosofi Negara Menurut Tan Malaka (2004) serta Mewarisi Gagasan Tan Malaka (2006).
Manajemen YOKATTA News mengucapkan selamat bertugas kepada Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi. *

Check Also

Menko Polkam Ingatkan Sanksi Hukum Atas Tindakan Pengibaran Simbol Pengganti Bendera Merah Putih

Menko Polkam Ingatkan Sanksi Hukum Atas Tindakan Pengibaran Simbol Pengganti Bendera Merah PutihJakarta – Sebentar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *