Kata Menteri LHK, 3.200 Perusahaan di RI Diawasi agar Tak Rusak Lingkungan

Kata Menteri LHK, 3.200 Perusahaan di RI Diawasi agar Tak Rusak Lingkungan

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar mengungkap sebanyak 3.200 perusahaan di Indonesia diawasi dengan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam pengelolaan Lingkungan (PROPER). Jumlah ini meningkat 37% dibanding tahun 2019 dengan melahirkan ekoinovasi 872, di mana meningkat 25% dibanding tahun 2021.

“PROPER mendorong ketaatan perusahaan terhadap peraturan lingkungan hidup. Serta meningkatkan kinerja perusahaan dalam pengelolaan sumber daya melalui penerapan sistem manajemen lingkungan, efisiensi energi, penurunan emisi, pemanfaatan limbah B3 dan Non B3, efisiensi air. Serta penurunan beban pencemaran air, keanekaragaman hayati, dan pemberdayaan masyarakat,” kata Menteri LHK, Siti Nurbaya, Rabu (2/8/2023).

Lanjut Siti, dalam konteks agenda global, PROPER terbukti berkontribusi sebagai hub penggerak partisipasi entitas bisnis untuk capaian pembangunan berkelanjutan yang tercermin dalam SDGs. Diakuinya, tahun 2022 terdapat 13.355 kegiatan yang menjawab tujuan SDGs dengan total dana dikucurkan Rp46,28 triliun. Angka ini meningkat 19,66% dari sejak pertama kriteria ini diluncurkan.

Diketahui, Kementerian LHK berhasil menjadi pemenang Outstanding Achievement of Public Service Innovation 2023 dengan inovasi penerapan kriteria dan mekanisme penilaian baru Life Cycle Assessment (LCA), inovasi sosial, Social Return on Investment (SROI), dan Green Leadership.

“PROPER teruji dan terbukti dapat meningkatkan ketaatan, pacu efisiensi, dorong inovasi industri, dan berdayakan masyarakat untuk pembangunan berkelanjutan,” tambahnya

Check Also

Mendagri Minta Daerah Segera Bertindak, Jangan Tunggu Inflasi Makin Dalam

Mendagri Minta Daerah Segera Bertindak, Jangan Tunggu Inflasi Makin Dalam Jakarta – Menteri Dalam Negeri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *