Kominfo Jaga Ruang Digital dari Konten Hoaks-Radikalisme Jelang Pemilu 2024

Kominfo Jaga Ruang Digital dari Konten Hoaks-Radikalisme Jelang Pemilu 2024 

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo) bakal menjaga ruang digital agar Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 berlangsung dengan bersih dari berbagai informasi hoaks dan radikalisme. Menkominfo Budi Arie Setiadi menyatakan saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Tujuannya, untuk melakukan langkah pencegahan dan penanganan hoaks, disinformasi, dan malinformasi di ruang digital.

“Kita akan diskusi dengan banyak pihak untuk mendiskusikan mana yang hoaks, mana yang mengandung narasi-narasi radikalisme,” kata Budi Arie, dalam keterangan tertulis, dikutip YOKATTA News, Jumat (11/8/2023).

Bahkan, Menteri Budi Arie juga berkolaborasi dengan sejumlah pihak untuk mencegah penyebaran hingga konten radikalisme menjelang Pemilu 2024. “Nanti, saya akan bertemu dengan Kementerian Agama juga mendiskusikan ini. Kalau perlu kita juga blokir. Langkah-langkah blokir agar ruang publik ini lebih sehat dari hoaks dari konten-konten yang memecah belah bangsa,” jelasnya.

Diakui Menkominfo, esensi pelaksanaan pemilu adalah menyatukan sesama anak bangsa dan memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas demokrasi. Oleh karena itu, semua pihak memiliki peran untuk menjaga ruang digital yang aman dan sehat. “Sudah semua kita lakukan pendekatan. Termasuk langkah-langkah pemerintah untuk memberikan kesejukan di ruang digital atau sosial media kita,” tukasnya.

Check Also

Menko Polkam Ingatkan Sanksi Hukum Atas Tindakan Pengibaran Simbol Pengganti Bendera Merah Putih

Menko Polkam Ingatkan Sanksi Hukum Atas Tindakan Pengibaran Simbol Pengganti Bendera Merah PutihJakarta – Sebentar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *