Cara Kemensos Atasi Akses di Kawasan Rawan Bencana
Untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan bencana, Kementerian Sosial menyiapkan lumbung sosial. Menteri Sosial Tri Rismaharini menginisiasi pendirian lumbung sosial di wilayah rawan bencana dan sulit diakses. Termasuk kawasan terluar, terdepan, dan tertinggal (3T).
Penyiapan lumbung sosial agar masyarakat yang tinggal di kawasan bencana tetap bisa mengakses bantuan. Untuk itu, Kemensos memastikan ketersediaan logistik di zona rawan bencana.
“Saat bencana, langkah yang kami lakukan memastikan semua gudang logistik, khususnya lumbung-lumbung sosial di wilayah itu dan terpenuhi atau tercukupi (stok logistiknya),” kata Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos Adrianus Alla, di Jakarta, Senin (11/9/2023).
Ia mencontohkan pengalaman saat turun langsung menangani bencana tanah longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Maret lalu. Akibat tak adanya lumbung sosial sebagai tempat menyimpan stok logistik di sekitar wilayah tersebut, pihaknya membutuhkan waktu lebih lama untuk dapat mengirimkan bantuan lantaran terkendala sulitnya akses ke lokasi terdampak.
“KaMi tidak punya lumbung sosial di Pulau Serasan. Pada saat terjadi longsor, kami harus mengirimkan bantuan dari dua lokasi terdekat, yaitu dari Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat. Nah, ini yang kami rasakan sangat sulit sekali,” ujarnya.
Lain halnya dengan penanganan bencana gempa bumi yang melanda Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, sebulan kemudian pada April. “Akses ke Pulau Mentawai juga cukup sulit dari Kota Padang, tapi karena adanya lumbung sosial, pada saat terjadi gempa, masyarakat bisa bertahan di wilayah tersebut,” ucapnya.
Kesiapan dan ketersediaan logistik pada lumbung-lumbung sosial di sekitar wilayah tersebut, dikatakan Adrianus, dapat membantu korban terdampak bertahan. “Setidaknya, dua sampai tiga hari hingga bantuan tiba, terlebih jika akses menuju lokasi sulit dijangkau,” terangnya.
Terhadap kesulitan yang dihadapinya ini, pihaknya mengatakan akan mengupayakan pendirian sekurang-kurangnya dua atau tiga lumbung sosial di setiap wilayah, khususnya 3T.
YOKATTA NEWS Saatnya ……. Anda Beralih