Kata Menhub, Imbas Macet di Jakarta Negara Rugi Rp100 Triliun

Kata Menhub, Imbas Macet di Jakarta Negara Rugi Rp100 Triliun

Kemacetan di Jakarta, menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, tercatat membawa kerugian hingga Rp100 triliun per tahun. Menhub mengimbau bagi seluruh pihak atau pemerintah daerah agar menginisiasi transportasi massal yang handal di setiap provinsi. Sebab, dengan adanya transportasi massal yang baik akan menekan kerugian akibat dari kemacetan. Termasuk dapat menekan polusi udara. “Saya mengimbau agar semua stakeholder atau provinsi yang lain pusatkan pikiran. Kita mengurangi jumlah kendaraan pribadi, kurangi kemacetan, polusi sampai mengurangi kerugian untuk Jakarta selama satu tahun Rp100 triliun,” ujarnya di Jakarta, Selasa (31/10/2023).

Diketahui, Senin (30/10/2023) kemarin, pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai resmi dimulai. Menhub mengapresiasi langkah pemerintah DKI Jakarta menginisiasi angkutan massal di DKI Jakarta. Ia meminta agar proyek ini dikawal baik sehingga nanti bakal bermanfaat untuk masyarakat. “Saya mengapresiasi sekaligus mengimbau msyarakat pindah ke angkutan massal. Soalnya dengan itu, lingkungan baik, kemacetan sampai kerugian secara finansial akan hilang,” jelasnya.

Diketahui, pada LRT Jakarta Fase 1B ini, akan membentang sepanjang 6,4 km. Di mana, LRT Jakarta Fase 1B akan memiliki lima stasiun baru. Antara lain Stasiun Pemuda, Stasiun BPKP, Stasiun Pasar Pramuka, Stasiun Matraman dan Stasiun Manggarai.

Check Also

Menko Polkam Ingatkan Sanksi Hukum Atas Tindakan Pengibaran Simbol Pengganti Bendera Merah Putih

Menko Polkam Ingatkan Sanksi Hukum Atas Tindakan Pengibaran Simbol Pengganti Bendera Merah PutihJakarta – Sebentar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *