Kemensos Tingkatkan Literasi Keuangan KPM PENA

Kemensos Tingkatkan Literasi Keuangan KPM PENA

Satu lagi terobosan yang dilakukan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Kemensos berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna mendongkrak literasi keuangan dan investasi bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA). Pemahaman pengelolaan keuangan dan investasi penting bagi KPM PENA agar mereka mampu bisnis yang mereka rintis terus berkembang.

“Mereka terdiri dari ibu rumah tangga yang sebagian besar belum pernah membayangkan menerima uang lebih banyak. Karena itu kita ajarkan bagaimana mereka mengelola uang supaya bisa dikelola untuk kebutuhan produktif, seperti untuk biaya menyekolahkan anak-anaknya,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini, saat peresmian Klinik Usaha PENA dan Peluncuran Tata Rupa Nusantara di Malang, Senin (14/8/23). 

Literasi keuangan oleh OJK diharapkan memberikan KPM PENA pengetahuan dan skill dalam pengelolaan, khususnya mampu  mengatur dan memisahkan keuangan dari penghasilan atas usaha yang dikerjakan.

“Jadi kalau diajari literasi keuangan itu diajari (pengelolaan). Misalkan ini amplop pendidikan, ini amplop kesehatan, ini amplop modal kembali (atau) untuk tambahan modal,” tuturnya. 

Menurutnya, tak jarang dirinya  bertemu dengan masyarakat yang sebetulnya sudah sejahtera dengan memiliki usaha, namun karena tidak mampu mengelola keuangan harus mengalami kondisi sulit, bahkan harus berharap dari bantuan sosial. Hal ini terjadi salah satu sebabnya karena rendahnya literasi keuangan.

“Dulu mereka bahkan rumahnya itu bagus-bagus saya temukan di beberapa tempat. Tapi kemudian mereka minta bansos. Nah saya enggak mau begitu,” kata Risma. Maka itu, ia berharap, di saat pendapatan mereka meningkat, harus ada manajemen pengelolaan keuangan untuk masa tuanya dan pendidikan anak. 

Penguatan literasi keuangan dan pengelolaan investasi akan berlangsung secara bertahap dan berkelanjutan bagi KPM PENA. Pada tahap awal, Kemensos menggelar program PENA TV dan bekerja sama dengan OJK dalam pengelolaan keuangan. 

Pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan investasi penting dilakukan bagi KPM PENA sehingga mampu mengelola keuangan dengan baik demi kehidupan di masa depan.

Dalam kesempatan sama, anggota Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menuturkan, pihaknya menyambut baik upaya Kemensos dalam memberikan literasi pengelolaan keuangan dan investasi. OJK memang sudah memiliki nota kesepahaman (MoU) dengan Kemensos RI.

Check Also

Menko Polkam Ingatkan Sanksi Hukum Atas Tindakan Pengibaran Simbol Pengganti Bendera Merah Putih

Menko Polkam Ingatkan Sanksi Hukum Atas Tindakan Pengibaran Simbol Pengganti Bendera Merah PutihJakarta – Sebentar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *