Kominfo: Jurnalis Harus Beradaptasi, Jangan Kalah oleh Teknologi
Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria meminta setiap profesi mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI). Tentu, dengan meminimalkan risiko dan memaksimalkan manfaat.
“Di manapun, teknologi kan ciptaan manusia, dan karena itu manusia jangan dikalahkan oleh teknologi, jadi kita beradaptasi, kita kendalikan, kita minimalkan risikonya, besarkan manfaatnya,” ujar Wamen Nezar, dalam keterangan pers, Jumat (23/2/2024).
Wamen menyatakan saat ini kecerdasan artifisial mampu melakukan berbagai pekerjaan di bidang jurnalistik. Bahkan, menurutnya keberadaan jurnalisme robot atau mesin mampu menjalankan proses pengumpulan, produksi, dan distribusi berita secara mandiri.
“Kita kenal namanya robotic journalism. Maka, semua pekerjaan produksi, sampai distribusi berita dikerjakan oleh robotik ini,” jelasnya.
Wamenkominfo menyontohkan aplikasi ChatGPT yang bisa digunakan semua orang saat ini telah memiliki kecerdasan yang hampir mirip dengan kemampuan manusia. “Kita kenal ChatGPT, kecerdasannya makin lama makin membaik. Dia nyaris hampir mirip dengan kemampuan manusia membuat satu narasi atau satu esai atau satu cerita, bahkan bisa membuat berita,” tuturnya.
Selain itu, berbagai platform media sosial telah menunjukkan keefektifan kecerdasan buatan dalam mendistribusikan konten yang ditujukan ke target pengguna tertentu. “Algoritma yang ada di platform media sosial sudah ditunjukkan bagaimana kemampuan platform media sosial ini bisa mengambil audiens-audiens yang sangat targeted,” tandasnya.
Meski demikian, Wamenkominfo menyatakan kecerdasan artifisial memiliki berbagai kelemahan salah satunya menghasilkan konten yang tidak benar atau akurat. Maka itu, Wamen Nezar Patria menekankan peran manusia masih dibutuhkan dalam mengambil keputusan mengenai konten yang akan dipublikasikan. “Faktor manusia di dalam membuat keputusan-keputusan apa yang boleh di-publish dan apa yang tidak boleh di-publish, keputusan etis,” tandasnya.
YOKATTA NEWS Saatnya ……. Anda Beralih