Mentan Amran Prediksi, RI Swasembada Beras Maksimal 3 Tahun Ini
Menteri Pertanian Amran Sulaiman menargetkan Indonesia dapat kembali swasembada beras antara 2-3 tahun lagi. Adapun, swasembada yang dimaksud ini tidak ada impor beras medium. Sesuai pengalamannya, Indonesia bisa menjadi negara swasembada beras. Hal itu ia buktikan saat menjabat sebagai Menteri Pertanian periode 2014 – 2019. “Dua sampai tiga tahun, maksimal tiga tahun, ya swasembada beras. Dua sampai tiga tahun maksimal. Tapi, bisa saja dua tahun,” katanya, dalam keterangan resmi, Selasa (31/10/2023).
Diakuinya, pada 2017 – 2021, tak ada impor beras medium. Amran percaya Indonesia bisa kembali pada kondisi tersebut. “Saat 2017, ada 260 juta penduduk kurang lebih, itu bisa swasembada tanpa impor beras medium. Dulu pernah swasembada 2017 nggak ada impor. 2019 nggak ada, 2020 nggak ada, 2021 nggak ada. Lalu, 2022 mulai dengan 2023,” jelasnya.
Maka itu, pihaknya akan mengenjot produksi beras pada sisa masa jabatannya hingga 2024. Dalam rapat pimpinan pekan lalu, ia telah memutuskan target produksi beras di akhir tahun hingga Maret 2024. Targetnya, di November dan Desember 2023, produksi bisa masing-masing 1,5 juta ton dan 2 juta ton. Menurutnya target ini belum bisa meleset karena berpengaruh pada hajat hidup orang banyak. “Perintah pak Presiden, semaksimal mungkin saat hujan turun, target kalau bisa minimal November 1,5 juta ton, bulan berikutnya minimal 2 juta ton. Ini mutlak,” tegasnya.
YOKATTA NEWS Saatnya ……. Anda Beralih