Menteri Basuki: Proyek Bendungan Atasi Ancaman Perubahan Iklim

Menteri Basuki: Proyek Bendungan Atasi Ancaman Perubahan Iklim Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengungkap pembangunan bendungan dan embung sebagai tampungan air di berbagai wilayah Indonesia, salah satu upaya mengatasi ancaman perubahan iklim (climate change).
“Guna menghadapi ancaman perubahan iklim, pemerintah harus memperbanyak tampungan air (reservoar) embung dan bendungan. Kita utamakan bendungan agar saat kemarau masih ada cadangan air cukup besar,” ujar Menteri Basuki, dalam keterangan pers, Selasa (28/11/2023).
Dia menambahkan jumlah bendungan di Indonesia masih jauh dibandingkan negara lain, seperti Korea Selatan dan China. Pemerintah China hingga akhir 2022, tercatat memiliki sekurangnya 98.000 bendungan. “Lalu, Korea Selatan sekitar 18.000 bendungan. Sementara kita mendekati sekitar 300 bendungan,” imbuhnya.
Menteri Basuki juga menyatakan pentingnya memperhatikan dan memodifikasi desain bendungan agar berfungsi optimal dalam pemanfaatan air di musim kemarau dan hujan. Pihaknya menambahkan, Kementerian PUPR terus mengutamakan pembangunan ramah lingkungan dan berkelanjutan dengan mengoptimalkan seluruh potensi di berbagai infrastruktur. 
“Contoh, pembangkit listrik tenaga surya terapung (floating solar energy) memanfaatkan 20% luas permukaan genangan bendungan. Ada potensi tenaga listrik 4.800 Megawatt (MW) potensi dari floating solar energy, dari seluruh bendungan yang ada,” tukasnya.

Check Also

Menko Polkam Ingatkan Sanksi Hukum Atas Tindakan Pengibaran Simbol Pengganti Bendera Merah Putih

Menko Polkam Ingatkan Sanksi Hukum Atas Tindakan Pengibaran Simbol Pengganti Bendera Merah PutihJakarta – Sebentar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *