Menteri ESDM Usul RKAKL Tahun 2024 Sebesar Rp6,78 Triliun
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengusulkan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKAKL) untuk tahun 2024 senilai Rp6,78 triliun. Jumlah ini menurun ketimbang alokasi anggaran berdasarkan kesepakatan Raker dengan Komisi VII DPR RI pada 13 Juni 2023, yaitu Rp11,07 triliun.
“Alokasi anggaran 2024 mempertimbangkan pemenuhan anggaran yang bersifat wajib seperti gaji dan operasional kantor, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Badan Layanan Umum (BLU), dan alokasi anggaran fungsi pendidikan, dan kegiatan prioritas nasional,” kata Arifin, Sabtu (2/9/2023).
Alokasi anggaran itu akan didistribusikan ke setiap unit di lingkungan Kementerian ESDM masing-masing. Antara lain Sekretariat Jenderal Rp545,86 miliar, Inspektorat Jenderal Rp206,08 miliar, Ditjen Minyak dan Gas Bumi Rp1.774,34 miliar, Ditjen Ketenagalistrikan Rp360,59 miliar, Ditjen Mineral dan Batubara Rp1.243,34 miliar, Dewan Energi Nasional Rp56,86 miliar, BPSDM ESDM Rp565.225 miliar.
Termasuk anggaran Fungsi Pendidikan Rp119,45 miliar, Badan Geologi Rp1.265,47 miliar, BPH Migas Rp231,16 miliar, Ditjen EBTKE Rp448,28 miliar, dan BPMA sebesar Rp78,93 miliar.
Sebanyak 34,45% atau Rp2,33 triliun anggaran 2024 dialokasikan untuk infrastruktur bagi masyarakat dan survei sumber daya alam.
“Anggaran 2024 masih belum mengakomodir beberapa kegiatan prioritas Rp4,29 triliun. Khususnya pembangunan infrastruktur energi sesuai kesepakatan Raker dengan Komisi VII DPR RI pada 13 Juni 2023,” tukas Arifin.
Check Also
Menko Polkam Ingatkan Sanksi Hukum Atas Tindakan Pengibaran Simbol Pengganti Bendera Merah Putih
Menko Polkam Ingatkan Sanksi Hukum Atas Tindakan Pengibaran Simbol Pengganti Bendera Merah PutihJakarta – Sebentar …
YOKATTA NEWS Saatnya ……. Anda Beralih