Alasan Utang Luar Negeri RI Bengkak Rp6.350 Triliun

Alasan Utang Luar Negeri RI Bengkak Rp6.350 Triliun

Bank Indonesia (BI) mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia di triwulan IV 2023 naik. Sumber peningkatan ULN dari transaksi ULN sektor publik. “Peningkatan terutama dari transaksi ULN sektor publik,” kata Asisten Gubernur Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono dalam keterangan resmi, Jumat (16/2/2024).

Erwin mengatakan, posisi ULN Indonesia akhir triwulan IV 2023 tercatat USD407,1 miliar setara Rp6.350 triliun atau tumbuh 2,7% (yoy), meningkat dibandingkan posisi triwulan sebelumnya yang tumbuh 0,02% (yoy). Selain itu, peningkatan posisi ULN triwulan IV 2023 juga dipengaruhi faktor pelemahan mata uang dolar AS terhadap mayoritas mata uang global termasuk rupiah.

BI juga melaporkan pemerintah tetap terkendali dan dikelola terukur serta akuntabel. Posisi ULN pemerintah di akhir triwulan IV 2023 sebesar USD196,6 miliar atau tumbuh 5,4% (yoy), meningkat dari pertumbuhan 3,3% (yoy) pada triwulan sebelumnya.

Pemerintah berkomitmen tetap menjaga kredibilitas dengan memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga utang tepat waktu. Serta mengelola ULN hati-hati, efisien, dan akuntabel.

Sebagai salah satu komponen instrumen pembiayaan APBN dan melanjutkan momentum pertumbuhan ekonomi, pemanfaatan ULN terus diarahkan guna fokus mendukung upaya Pemerintah dalam pembiayaan sektor produktif dan belanja prioritas.

Check Also

Menko Polkam Ingatkan Sanksi Hukum Atas Tindakan Pengibaran Simbol Pengganti Bendera Merah Putih

Menko Polkam Ingatkan Sanksi Hukum Atas Tindakan Pengibaran Simbol Pengganti Bendera Merah PutihJakarta – Sebentar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *