Hingga Oktober 2023, Realisasi Anggaran Kementerian PUPR Tembus Rp 94,50 Triliun
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebut realisasi anggaran Kementerian PUPR 2023 hingga Oktober menembus Rp94,50 triliun atau 57,5% dari total pagu anggaran Rp164,39 triliun. “Nilai itu lebih tinggi dari realisasi anggaran di bulan yang sama di TA 2022 sebesar Rp70,81 triliun atau 52,3% dari total pagu anggaran 2022 sebesar Rp135,4 triliun,” kata Basuki, Kamis (23/11/2023).
Diakuinya, pagu awal Kementerian PUPR TA 2023 senilai Rp125,22 triliun mengalami penambahan Rp39,17 triliun, sehingga jadi Rp164,39 triliun. Rincian penambahan anggaran itu dari Luncuran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 2022 sebesar Rp2,08 triliun. Di antaranya, pembangunan Daerah Irigasi (DI) Slinga, peningkatan DI Air Manjuto, pembangunan dan preservasi jalan dan jembatan.
Lalu, percepatan Pinjaman/Hibah Luar Negeri (PHLN) sebesar Rp11,23 triliun dan tambahan Rupiah Murni Rp25,86 triliun. Terkait tambahan Rupiah Murni Rp25,86 triliun, antara lain untuk pembangunan IKN Nusantara Rp5,61 triliun, penanganan bencana alam di Kota Palu-Sulteng, NTT, Kabupaten Cianjur Jawa Barat Rp1,13 triliun.
Kemudian, penataan ASEAN Summit 2023 sebesar Rp170 miliar, renovasi sarana dan prasarana olahraga Rp140 miliar, dukungan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang Rp700 miliar. Setelah itu, peningkatan konektivitas Jalan Daerah Rp14,65 triliun, pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Rp2,48 triliun, dan pengadaan tanah oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Rp980 miliar. Basuki juga menyebut, Pagu Alokasi Anggaran Kementerian PUPR TA 2024 yang ditetapkan Rp147,37 triliun.
YOKATTA NEWS Saatnya ……. Anda Beralih