Mendagri Harap Polri Aktif Petakan Potensi Konflik di Pemilu 2024
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian berharap jajaran Polri aktif memetakan potensi konflik guna mendukung suksesnya Pemilu dan Pilkada 2024. Katanya, peran aparat keamanan adalah salah satu kunci menjaga situasi tetap aman dan stabil termasuk saat pemilu dan pilkada 2024.
“Dari kepolisian saya harapkan, tak hanya bekerja responsif, tapi bekerja proaktif mendinginkan suasana dan membaca potensi konflik dengan tepat dan akurat,” kata Mendagri, dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (11/10/2023).
Ia menjelaskan, berdasarkan pengamatan beberapa konflik yang muncul tidak langsung terjadi begitu saja, tapi ada proses yang melatarbelakanginya. Karena itu, dibutuhkan prediksi melalui pemetaan potensi konflik yang lebih baik sehingga tidak meletup.
Dia berharap, pada pemilu nanti intelijen di daerah maupun pusat betul-betul diperkuat. Terlebih, seluruh daerah menggelar pilkada dan butuh pengamanan. Kondisi ini membuat sistem backup pengamanan antarwilayah tak seperti saat pilkada berlangsung di sebagian daerah.
Mendagri kembali menegaskan, akurasi pemetaan kerawanan menjadi sangat penting untuk mendukung keberhasilan Pilkada. Dirinya tak ingin polri baru bergerak setelah konflik terjadi. Selain itu, perlu juga adanya penyebaran pasukan di wilayah tertentu berdasarkan tingkat kerawanan sehingga sigap bergerak dan tak menunggu pasukan bantuan dari pusat. “Kuncinya adalah masalah akurasi dan mohon dilakukan simulasi-simulasi untuk memperkuat sinergi antara TNI/Polri, Satpol PP, dan Satlinmas,” jelasnya.
Mendagri meyakini Polri dapat menjalankan tugasnya dengan baik mendukung Pemilu dan Pilkada 2024. Apalagi saat ini kepercayaan publik terhadap Polri makin lama kian meningkat, sehingga menjadi modal untuk mengamankan agenda yang berlangsung secara massal itu.
YOKATTA NEWS Saatnya ……. Anda Beralih